Song

Minggu, 24 November 2013

Software Vocaloid

Vocaloid merupakan produk software keluaran Yamaha yang menghasilkan suara, dengan software ini kita dapat membuat suara dan nyanyian. Vocaloid berasal dari kata "vocal" dan "android". Perangkat lunak ini pertama kali dirilis Yamaha pada 26 Februari 2003 yaitu Vocaloid 1, disusul Vocaloid 2 yang di rilis 29 Juni 2007, dan Vocaloid 3 yang rilis pada 21 Oktober 2011. Pada software Vocaloid 1 dan 2, Yamaha tidak menjual Vocaloid secara terpisah, melainkan dijual bersama dengan pustaka suara produksi perusahaan pustaka suara yang mendapat lisensi Yamaha. Namun Tidak demikian dengan Vocaloid 3. Software dan Pustaka Suara dijual terpisah. Pustaka Suara itu sendiri hanya berisi versi "kecil" software editor vocaloid 3.

Komposisi musik dan lirik dimasukkan di layar penyunting sesuai nyanyian dan iringan musik yang diingini. Suara nyanyian diambil dari "pustaka suara" yang berisi sampling rekaman suara dari penyanyi sebenarnya. Teknik yang dipakai adalah Penyambung dan Pembentuk Artikulasi Nyanyian dengan Domain Frekuensi (Frequency-Domain Singing Articulation Splicing and Shaping). Sampling rekaman suara penyanyi profesional diolah dengan metode domain frekuensi. Hasilnya dimasukkan ke dalam basis data "artikulasi nyanyian" yang berisi potongan suara dan teknik bernyanyi.

Sehingga dengan software ini, kita tidak memerlukan seorang penyanyi untuk menyanyi, melainkan software, dan kita memasukkan lirik kita ke dalam software ini.

wah.. pekerjaan penyanyi bisa di ambil alih nih...

Vocaloid ini memiliki banyak sekali tipe suara di setiap generasinya. contohnya dari generasi pertama ada Leon, Lola, Meiko, dan Kaito. di generasi kedua ada beberapa vocaloid yang terkenal yaitu Hatsune Miku, kembar Kagamine Rin dan Len, Kamui Gakupo, dan Megurine Luka. sedangkan di generasi ketiga ada Aoki Lapis, SeeU, IA, Bruno dan Clara dan masih banyak lagi. Saat generasi pertama dan kedua, tipe suara vocaloid hanya dapat menyanyikann lirik dengan bahasa Inggris dan Jepang saja, namun di generasi ketiga ini vocaloid juga dapat menyanyikan lagu dengan bahasa Korea, Cina, dan Spanyol.

Nah.. Software Vocaloid ini juga dibuatkan chara seperti anime, tujuannya adalah agar memudahkan para vocaloidism sama pemakai softwarenya mengenali tipe masing-masing suaranya. Karakter Chara Vocaloid ini juga memiliki biodata loh...

seperti apa sih biodata dari chara software vocaoid ini? akan Tiwi bahas di postingan Tiwi Selanjutnya ya...


Sumber

id.wikipedia.org

refardo-blogger.blogspot.com

karugame.blogspot.com

Senin, 30 September 2013

Robot-pun Bernyanyi

Hay.. hay... jumpa lagi sama Tiwi...
Setelah post pertama Tiwi membahas tentang musik, di post ke-dua ini Tiwi mau membahas Robot Humanoid yang bisa nyanyi....
Bukan cuma nyanyi, tapi robot ini juga bisa nari loh...
Penasaran Check it out... (^.^)/


Jepang... lagi-lagi negara ini menciptakan sebuah model robot terbaru yang bisa bernyanyi dan menari layaknya manusia. Robot ini diberi nama HRP-4C atau lebih dikenal dengan nama "Miimu". Robot ini dikembangkan oleh National Institute of Advanced Industri Sains dan Technology (AIST) Jepang dan mampu melakukan sejumlah gerakan mirip manusia. 

Dengan teknologi Vocawatcher, Miimu bisa menganalisa video rekaman dari sebuah pertunjukan konser asli untuk mempelajari suara dan ekspresi sang penyanyi diatas panggung. Kemudian dengan software VocalListener, dia mampu menyanyikan ulang lagu tersebut dengan nada dan suaranya sendiri. Jika itu tidak cukup, robot ini juga bisa meniru pola pernapasan sang penyanyi sehingga tampak benar-benar alami.


Penampilan fisik Miimu adalah model angka rata-rata seorang wanita muda Jepang, berukuran 158 cm dan berat 43 kg – termasuk baterai. Wajahnya juga mampu membentuk sejumlah ekspresi yang berbeda, dan gerakan lembut pipi montok dan mulutnya saat ia bernyanyi secara mengejutkan sangatlah nyata.


Dalam perkembangannya Jepang telah membuat robot layanan ini menjadi tampak lebih ramah dan nyaman. Robot Humanoid yang mereka buat sudah seperti yang ada pada film-film fiksi ilmiah.

Miimu ini juga telah muncul di sejumlah acara publik looh... termasuk fashion show pada tahun 2009 dan live performance di 2010 Digital Content Expo di Tokyo. Menurut situs AIST , HRP-4C masih mengalami pengembangan dengan harapan menggunakan teknologi ini dalam industri hiburan.

Robot Humanoid ini juga dapat berinteraksi dengan manusia melalui pengenalan suara dan menyanyikan nyanyiannya menggunakan suara Vocaloid sintesis software layaknya Hatsune Miku. Naah.. buat yang belum tau Software Vocaloid dan siapa sih Hatsune Miku, akan Tiwi bahas di post yang akan datang... Penasaran? Nantikan post Tiwi selanjutnya (^.^)
Berikut video aksi Miimu...

sumber: 
http://www.jepang.net/2010/10/robot-bernyanyi-dan-menari-layaknya.html
http://www.goodpaste.net/robot-humanoid-ini-tampak-lucu-ketika-menyanyi/

Senin, 09 September 2013

Musik

Tiwi's first post...

Hallo... namaku Tiwi... (^.^)/

awal post ini Tiwi akan post kan tentang musik... d(^.^)b
siapa sih yang nggak suka musik, setiap orang pasti memiliki selera musik masing-masing. dan menurut Tiwi musik itu merupakan bahasa Universal... so bebas kalau kalian suka lagu dan musik dan nggak tau liriknya.
dan ini dia bahasan Tiwi mengenai Musik...
Check it out... (/^,^)/


Musik

adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian. Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat musik.



Sejarah

Musik dikenal sejak kehadiran manusia modern Homo sapien yakni sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tiada siapa tahu bila manusia mula mengenal seni dan musik. Dari penemuan arkeologi pada lokasi-lokasi seperti pada benua Afrika sekitar 180.000 tahun hingga 100.000 tahun dahulu telah menunjukkan perubahan evolusi dari pemikiran otak manusia. Dengan otak manusia yang lebih pintar dari hewan, mereka membuat pemburuan yang lebih terancang sehingga bisa memburu hewan yang besar. Dengan kemampuan otak ini, mereka bisa berpikir lebih jauh hingga di luar nalar dan mencapai imajinasi dan spiritual. Bahasa untuk berkomunikasi telah terbentuk di antara mereka. Dari bahasa dan ucapan sederhana untuk tanda bahaya dan memberikan nama-nama hewan, perlahan-lahan beberapa kosa kata muncul untuk menamakan benda dan nama panggilan untuk sesorang. Dalam kehidupan yang berpindah-pindah, mereka mungkin mendapat inspirasi untuk mengambil tulang kaki kering hewan buruan yang menjadi makanan mereka kemudian meniupnya dan mengeluarkan bunyi. Ada juga yang mendapat inspirasi ketika memperhatikan alam dengan meniup rongga kayu atau bambu yang mengeluarkan bunyi. Kayu dibentuk lubang tiup dan menjadi suling purba. Manusia menyatakan perasaan takut mereka dan gembira menggunakan suara-suara. Bermain-main dengan suara mereka menjadi lagu, hymne atau syair nyanyian kecil yang diinspirasikan oleh kicauan burung. Kayu-kayu dan batuan keras dipukul untuk mengeluarkan bunyi dan irama yang mengasyikkan. Mungkin secara tidak sengaja mereka telah mengetuk batang pohon yang berongga di dalamnya dengan batang kayu yang mengeluarkan bunyi kuat. Kulit binatang yang mereka gunakan sebagai pakaian diletakkan pula untuk menutup rongga kayu tersebut besar menjadi gendang.



Prasejarah

Prasejarah musik hanya dapat berteori berdasarkan temuan dari situs arkeologi paleolitik. Seruling Merupakan alatmusik yang sering ditumakan pada jaman pra sejarah dan bentuknya seperti shakuhachi yang berasal dari Jepang. Seruling Divje Babe yang terbuat dari tulang paha berunag gua, yang diperkirakan sudah dipakai sekitar 40.000 tahun yang lalu. Berbagai jenis seruling dan alat musik yang terbuat dawai atau senar telah ada sejak jaman Peradaban Lembah Sungai Indus , India memiliki salah satu tradisi musik tertua di dunia yang berasal dari kitab Weda . Pengumpulan paling awal dan terbesar alat musik prasejarah ditemukan di Cina dan tanggal kembali ke antara 7000 dan 6600 SM. Lagu-lagu Hurrian / Hurrian songs adalah kumpulan musik tertulis dalam tulisan kuno yang digali dari Hurrian di kota Ugarit yang diperkiarakan telah ada sekitar 1400 SM



Terapi Musik


Terapi musik adalah proses interpersonal yang menggunakan musik untuk terapi aspek-fisik, emosional, mental, sosial, estetika, dan spiritual untuk membantu pasien dalam meningkatkan atau mempertahankan kesehatan mereka. Dalam beberapa kasus, kebutuhan pasien ditangani langsung melalui musik; di kesempatan lain mereka ditangani melalui hubungan yang berkembang antara pasien dan terapis. Terapi musik digunakan oleh individu dari segala usia dan dengan berbagai kondisi, termasuk untuk gangguan kejiwaan, masalah medis, cacat fisik, gangguan sensorik, cacat perkembangan, penyalahgunaan zat, gangguan komunikasi, masalah interpersonal, dan penuaan. Hal ini juga digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar, meningkatkan harga diri, mengurangi stres, mendukung latihan fisik , dan memfasilitasi sejumlah aktivitas lainnya yang berhubungan dengan kegiatan kesehatan.

Nah... sekian tentang musik.... sampai jumpa... (^.^)/